Home Berita SECAPAAD PERINGATI HARI JUANG KARTIKA KE 72 TAHUN 2017

KOMANDAN SECAPAAD

Vinaora Nivo Slider


SECAPAAD PERINGATI HARI JUANG KARTIKA KE 72 TAHUN 2017 PDF 
Ditulis oleh penhumas   
Jumat, 15 Desember 2017 15:13

SECAPAAD PERINGATI HARI JUANG KARTIKA KE 72 TAHUN 2017

Secapaad melaksanakan Upacara Hari Juang Kartika ke 72 Tahun 2017 yang bertempat di lapangan Wiradhika Secapaad jalan Hegarmanah No 152, Kota Bandung, Jumat (15/12/2017). Bertindak sebagai Inspektur Upacara Wakil Komandan Secapaad Kolonel Inf Heri Sapari.

Dalam amanat yang dibacakan Inspektur Upacara Kolonel Inf Heri Sapari, Kepala staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono menyampaikan  penghormatan dan penghargaan yang tinggi kepada para sesepuh dan senior, baik yang dapat hadir di sini maupun tidak, yang telah memberikan dharma baktinya demi kejayaan TNI, Bangsa dan Negara hingga saat ini, atas nama pribadi dan Kepala Staf Angkatan Darat, beliau juga menyampaikan “Selamat Hari Juang Kartika danDirgahayu TNI Angkatan Darat”, kepada segenap Prajurit dan Aparatur Sipil Negara TNI Angkatan Darat beserta keluarga dimanapun berada dan bertugas.

Kasad mengajak seluruh prajurit, ASN dan Keluarga Besar TNI AD untuk menundukkan kepala sejenak, mengenang jasa para pahlawan dan pendahulu yang telah melahirkan serta membesarkan TNI Angkatan Darat, seraya berdoa semoga amal bakti dan perjuangannya diterima dan dicatat sebagai amal ibadah oleh Tuhan Yang Maha Esa. Kasad Juga menyampaikan “Hari ini, tepat 72 tahun yang lalu, para pendahulu kita telah menorehkan catatan yang sangat penting dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, yaitu peristiwa yang dikenal sebagai Palagan Ambarawa. Meski dengan senjata dan perlengkapan yang sangat sederhana, kesatuan-kesatuan Tentara Keamanan Rakyat (TKR), yang merupakan cikal bakal TNI, bersama rakyat berhasil memenangkan pertempuran secara gemilang  dengan memukul mundur tentara Sekutu yang memiliki persenjataan dan kemampuan taktik serta strategi perang yang jauh lebih modern di masa itu”. Kondisi tersebut yang menjadi dasar dan pertimbangan tema Hari Juang Kartika Tahun 2017, yaitu “Manunggal dengan Rakyat TNI Angkatan Darat Kuat”.

Peringatan Hari Juang Kartika tahun 2017 ini dilaksanakan terpusat di Pekanbaru dan tersebar secara sederhana, tetapi tidak menghilangkan makna kebersamaan TNI AD dengan rakyat dengan diselenggarakannya lomba lari 10K, Bhakti Sosial dan Karya Bhakti secara serentak di seluruh Kodam. Hal ini juga merupakan wujud komitmen TNI AD untuk turut berperan aktif membantu pemerintah, terlebih dalam menghadapi dinamisnya perkembangan dunia yang berdampak positif dan negatif. Indonesia harus memiliki daya saing berupa keunggulan komparatif dan kompetitif. Peran TNI AD tidak terlepas dari program Nawacita pemerintah dan visi Panglima TNI “mewujudkan TNI yang profesional dan modern serta memiliki kemampuan proyeksi regional serta komitmen global”. Komitmen yang kuat antara TNI, pemerintah, rakyat dan komponen bangsa lainnya maka cita-cita menjadikan Indonesia sebagai Macan Asia bahkan Dunia bukanlah mimpi belaka.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Kasad karena seluruh p[ersonel TNI AD memegang teguh komitmen dan menjaga netralitas TNI selama Pilkada serentak tahun 2017. “Amanat Panglima Besar Jenderal Sudirman bahwa “TNI jangan sampai dikuasai oleh partai politik manapun juga”, sehingga untuk menjalankan amanat tersebut maka TNI AD harus netral dan tidak boleh terlibat, dilibatkan atau melibatkan diri dalam politik praktis”, tegasnya. Kepercayaan tertinggi public terhadap TNI patut disyukuri namun tidak boleh jumawa. Berbagai kerja sama yang telah dilaksanakan TNI AD dengan Kementerian dan lembaga Pemerintah terbukti efektif mendorong keberhasilan program pemerintah sehingga akan terus ditindaklanjuti. Peran aktif tersebut tentunya tanpa mengesampingkan ancaman yang nyata seperti bahaya narkoba, pornografi dan seks bebas. Semua mesti mawas diri dan perlu langkah konkrit, sehingga TNI AD bersama stake holder terkait lainnya terus melaksanakan penguatan karakter Bangsa Indonesia, khususnya bagi generasi Milenial atau Generasi X. semua komponen perlu menggali nilai-nilai luhur budaya bangsa yang dapat menjadi Kekebalan atau Imunitas Bangsa yang tidak mudah dirongrong persatuan dan kesatuannya. (Penhumassecapaad).

 

 
secapaad.mil.id, Powered by Infolahta